HARI HIPERTENSI SEDUNIA: UKUR TEKANAN DARAH ANDA SECARA AKURAT, KENDALIKAN, HIDUP LEBIH LAMA

HARI HIPERTENSI SEDUNIA: UKUR TEKANAN DARAH ANDA SECARA AKURAT, KENDALIKAN, HIDUP LEBIH LAMA
Hari Hipertensi Sedunia diperingati setiap tanggal 17 Mei. Peringatan World Hypertension League mengangkat tema “Measure Your Blood Pressure Acurately, Control It, Live Longer” yang berfokus pada peningkatan kesadaran mengenai hipertensi terutama di negara-negara dengan ekonomi menengah ke bawah (World Hypertension League). Selain itu, tema Hari Hipertensi Sedunia juga menekankan pentingnya pengukuran tekanan darah dengan metode yang akurat.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan 90-95% kasus didominasi oleh hipertensi esensial. Di Indonesia, menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dan studi kohor penyakit tidak menular (PTM) 2011-2021, hipertensi merupakan faktor risiko tertinggi penyebab kematian keempat dengan persentase 10,2%.
Kenali Penyakit Hipertensi
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit yang berbahaya hingga mendapat julukan The Silent Killer dikarenakan dapat menyerang setiap orang tanpa adanya tanda yang muncul pada tubuh.
Penyebab Hipertensi
- Faktor genetik/keturunan atau riwayat keluarga
- Gaya hidup tidak sehat (kurang olahraga, asupan garam berlebih, konsumsi rokok dan alkohol)
- Obesitas
- Usia
- Kondisi medis tertentu (penyakit ginjal, diabetes, dan gangguan hormon)
Gejala Hipertensi
Umumnya penderita tidak menunjukkan gejala, namun ada beberapa gejala spesifik yang bisa dirasakan oleh penderita Hipertensi, yaitu :
- Sakit kepala dan pusing
- Jantung berdebar-debar
- Rasa sakit di dada
- Gelisah
- Penglihatan kabur
- Mudah Lelah
Komplikasi Hipertensi
- Penyakit Jantung (Pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat akibat hipertensi)
- Stroke (Pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat, yang menyebabkan kerusakan otak)
- Gagal Ginjal (Hipertensi merusak pembuluh darah di ginjal, sehingga mengganggu fungsi ginjal dan aneurisma atau pelebaran abnormal pada dinding arteri, yang dapat pecah dan menyebabkan perdarahan hebat)
Tips Mengontrol Hipertensi
- Ketahui nilai tekanan darah, untuk mengetahui nilai tekanan darah bisa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan mandiri di rumah atau mengunjungi Fasilitas Kesehatan secara rutin
- Minum obat rutin dan teratur sesuai anjuran dokter
- Berhati – hati menggunakan obat bebas
- Selalu terapkan gaya hidup sehat dengan mengontrol asupan makanan dan olahraga minimal 30 menit per hari dan cukupi kebutuhan tidur
Tips Mengukur Tekanan Darah yang benar
- Hal yang perlu diperhatikan sebelum mengukur Tekanan Darah :
- Tidak makan dan minum, setidaknya 30 menit sebelum tindakan
- Mengosongkan kandung kemih (BAK terlebih dahulu)
- Manset tensimeter dipilih yang sesuai ukuran lengan atas, dililitkan dengan posisi bagian bawah manset 2 – 3 cm di atas lipatan lengan
- Manset tensimeter sebaiknya dipasang pada lengan yang tidak dominan/jarang digunakan beraktivitas.
- Selama pengukuran :
- Tidak berbicara dan rileks
- Posisikan lengan setinggi dada dan diistirahatkan
- Manset tensimeter bersentuhan langsung dengan kulit
- Punggung disandarkan
- Posisi duduk dengan telapak kaki menapak pada lantai
- Setelah pengukuran:
- Menunggu selama 1 menit dan lakukan kembali pengukuran TD
- Pertimbangkan pengukuran 2-3 kali
- Hitung rata-rata hasil pengukuran
- Menyimpan catatan hasil pengukuran tekanan darah dan dibawa pada setiap pemeriksaan ke dokter
- Memastikan perangkat tensimeter digital akurat dengan melakukan kalibrasi setiap 6 – 12 bulan.
Kaitan Hipertensi dan Kesehatan Jiwa
Stres dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Sebaliknya, naiknya tekanan darah yang berkepanjangan juga dapat memicu dan meningkatkan stres dan kecemasan. Hipertensi seringkali juga dikaitkan dengan gangguan tidur seperti insomnia, yang dapat memperburuk suasana hati dan meningkatkan risiko depresi. Hipertensi yang tidak terkontrol dan tidak terkendali dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan, mempengaruhi aktivitas sehari-hari, dan hubungan sosial. Hipertensi dan gangguan atau masalah kejiwaan seperti lingkaran setan, saling mempengaruhi dan dapat berakibat buruk terhadap kualitas hidup.
“Agar penderita Hipertensi bisa mencapai kualitas hidup yang lebih baik, jangan takut berkonsultasi, jiwa tenang, hati senang, tidur nyaman, Hipertensi terkendali”
Penulis: dr. Mimi Oktafia (Dokter Umum Klinik IPB Dramaga)
Referensi:
Indonesia. 2021. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4634/2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Jakarta.