Hari Lanjut Usia Nasional

Hari Lanjut Usia Nasional
# Hari Lanjut Usia Nasional
Tanggal 29 mei diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). HLUN merupakan sebuah ikhtiar dari Negara Republik Indonesia untuk mengapresiasi semangat jiwa raga serta menghargai peran penting dan strategi para lanjut usia di Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi Pembangunan dan mempertahankan bangsa. HLUN pertama kali dicanangkan secara resmi di Semarang pada tanggal 29 Mei 1996 oleh Presiden republik Indonesia pada saat itu.
Indonesia telah memasuki era penduduk tua (Ageing Population) sejak tahun 2021, dengan proporsi penduduk lansia yang terus meningkat. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 33,94 juta penduduk Indonesia merupakan lansia, dan jumlah ini akan terus tumbuh setiap tahunnya (BPS 2025).
Mengapa Hari Lansia Penting ?
Seiring meningkatnya angka harapan hidup menurut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 74 tahun, menjadi perhatian terhadap kualitas hidup lansia menjadi semakin penting. Hari lanjut Usia Nasional hadir sebagai ajakan Bersama untuk:
- Menghargai kontribusi lansia terhadap keluarga dan negara
- Mendorong terciptanya pelayanan kesehatan dan sosial yang ramah lansia
- Membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya mendampingi dan merawat lansia
- Menguatkan nilai-nilai budaya seperti gotong royong, empati, dan penghormatan terhadap orang tua
Namum, dalam kenyataannya, masih banyak lansia yang menghadapi berbagai tantangan, seperti masalah kesehatan, keterbatasan ekonomi, hingga kurangnya perhatian dari lingkungan sekitar. Kondisi ini menunjukan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia masih perlu ditingkatkan.
Keluarga memiliki peran utama dalam menjaga kesejahteraan lansia. Sikap hormat, kasih sayang, dan kesabaran dalam merawat orang tua atau anggota keluarga yang sudah lanjut usia sangat diperlukan. Selain itu, pemerintah dan masyarakat juga perlu menyediakan fasilitas serta program yang ramah lansia, seperti layanan kesehatan, ruang aktivitas, dan perlindungan sosial.
Para lansia adalah Teladan atau sumber nilai, Sejarah, dan kebijaksanaan. Mereka telah melalui banyak fase kehidupan dan memiliki peran penting dalam membentuk generasi berikutnya.
Merawat lansia bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk Syukur dan penghargaan atas jasa-jasa mereka.
Hari Lanjut Usia Nasional bukan hanya seremonial, tapi panggilan moral untuk semua pihak dari pemerihtah, tenaga kesehatan, keluarga, hingga masyarakat maupun generasi muda agar terus membangun lingkungan yang menghormati , mencintai, dan merawat lansia. Hari Lanjut Usia mengajarkan kita bahwa menua adalah proses alami yang akan dialami setiap orang. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita mempersiapkan diri sekaligus menciptakan lingkungan yang menghargai dan memuliakan para lansia.
Penulis : Wisnu Darmaji, Amd. KG. (Perawat Poli Gigi Klinik IPB Dramaga)
Referensi ;
- Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2025). Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)
- PKM Kotagede II Jojgja (2025). Momentum Peduli dan Menghargai Lansia
- Badan Pusat Statistik (BPS) 2025. Statistik Penduduk Lanjut Usia
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025. Umur Harapan Hidup
# Hari Lanjut Usia Nasional