Blog

Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day)

WhatsApp Image 2026-03-12 at 10.23.54
Artikel Kesehatan

Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day)

Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) diperingati setiap tanggal 8 Maret sebagai momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender. Peringatan ini bukan hanya sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan perjuangan panjang perempuan di seluruh dunia dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Menurut UN Women, IWD menjadi waktu refleksi atas berbagai pencapaian yang telah diraih perempuan sekaligus tantangan yang masih harus dihadapi. Kesetaraan dan kesempatan yang adil di bidang pendidikan, pekerjaan, politik, dan kehidupan sosial menjadi fokus utama, karena hal ini menentukan peran perempuan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

Selain itu, peringatan ini juga mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menciptakan perubahan positif bagi perempuan. Dengan memperingati Hari Perempuan Internasional, dunia diajak untuk menghargai perjuangan perempuan, mengakui kontribusi mereka, dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kesetaraan di semua aspek kehidupan.

Sejarah Singkat Hari Perempuan Internasional

Menurut National Today, perjuangan hak perempuan di Amerika dimulai dari upaya Susan B. Anthony yang memperjuangkan hak kewarganegaraan dan hak pilih bagi perempuan. Pada akhir 1800-an hingga awal 1900-an, perempuan masih mengalami banyak ketidakadilan, seperti upah yang lebih rendah dan terbatasnya hak politik. Hal ini mendorong munculnya gerakan untuk menuntut kesetaraan. Pada tahun 1908, sekitar 15.000 perempuan melakukan aksi di New York untuk menuntut hak pilih, jam kerja yang lebih baik, dan upah yang adil. Setahun kemudian, Hari Perempuan Nasional mulai diperingati di Amerika. Tahun 1910, Clara Zetkin mengusulkan agar Hari Perempuan dirayakan secara internasional, dan usulan ini diterima. Peringatan pertamanya dilakukan pada 1911 di beberapa negara Eropa. Tanggal 8 Maret kemudian ditetapkan sebagai Hari Perempuan Internasional. Pada 1975, PBB resmi mengakui peringatan ini dan sejak 1996 menetapkan tema berbeda setiap tahunnya.

3 Warna yang Menjadi Lambang Hari Perempuan Internasional

Setelah diakui oleh PBB, Hari Perempuan Internasional dirayakan dibanyak negara. Hari Perempuan internasional ini memiliki tiga warna simbolis, yaitu ungu, hijau, dan putih. Warna-warna ini berasal dari Serikat Sosial dan Politik Wanita (WSPU) di Inggris pada tahun 1908.

Setiap warna memiliki arti:

  • Ungu melambangkan keadilan dan martabat.
  • Hijau melambangkan harapan.
  • Putih melambangkan kemurnian.

Mengapa Hari Perempuan Internasional Itu Penting?

Hari Perempuan Internasional penting karena perempuan memiliki peran besar dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pembangunan suatu negara.

Perempuan berperan sebagai:

  • Ibu dan pendidik pertama dalam keluarga, yang membentuk karakter dan masa depan anak.
  • Tenaga kerja profesional, seperti guru, dokter, perawat, ilmuwan, pegawai, dan pengusaha.
  • Pemimpin dan pengambil keputusan, baik di masyarakat maupun pemerintahan.

Jika perempuan mendapatkan:

  • Pendidikan yang baik, maka mereka bisa meningkatkan kualitas hidup diri dan keluarganya.
  • Pekerjaan yang layak, maka ekonomi keluarga menjadi lebih stabil.
  • Kesempatan yang setara, maka potensi dan bakat mereka bisa berkembang maksimal.

Ketika perempuan maju dan berdaya, dampaknya tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk:

  • Keluarga
  • Masyarakat
  • Bangsa secara keseluruhan

Penulis : Tiara Anggia Saputra, Amd., AK

Referensi:

    1. International WoDay | United Nationsmen’s 
    2. Hari Perempuan Internasional 2025: Sejarah, Tema, dan Cara Merayakannya – Kalangan Jambi
    3. Sejarah Hari Perempuan Internasional Diperingati 8 Maret | IDN Times

 

# KlinikIPBDramaga

Recent Posts

Categories