Kusta atau Lepra merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang menyerang bagian kulit, saraf dan tulang. Penyakit ini bukan penyakit keturunan dan bukan juga disebabkan oleh kutukan atau guna-guna. Seringkali penderita kusta mendapatkan perlakuan diskriminasi dan stigma negatif di lingkungan masyarakat. Pada dasarnya penyakit Kusta merupakan penyakit yang dapat diobati hingga tuntas terlebih apabila dapat diketahui sejak awal. Upaya ini harus mendapatkan dukungan baik dari keluarga maupun lingkungan sosial. Sehingga Indonesia dapat mencapai Eliminasi Kusta sesuai target yang diharapkan.
Gb 1. Bakteri Kusta (Mycobacterium leprae)
Penyakit kusta identik dengan gejala kulit mengalami perubahan warna (timbul bercak) disertai gangguan saraf seperti mati rasa (baal), kesemutaan, timbul luka, hingga terjadi kelemahan anggota gerak atau kelemahan pada kelopak mata. Jalur penularan kusta melalui droplet (udara) dari penderita yang belum diobati ke orang lain dengan kontak yang erat dan lama.
Gb 2. Penderita Kusta mengalami deformitas Gb 3. Bercak Kusta disertai mati rasa
Pengobatan Kusta dapat dilakukan di Puskesmas dan Rumah sakit. Upaya ini sebaiknya dilakukan secara rutin. Jika tidak dilakukan secara rutin dapat timbul kecacatan dan mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Beberapa tips agar kecacatan tidak bertambah pada penderita kusta, antara lain :
Memeriksa mata, tangan dan kaki secara teratur
Melindungi mata, tangan, kaki dari trauma fisik
Melakukan perawatan diri dengan merendam, menggosok menggunakan batu apung dan mengoles minyak kelapa
Berikut cara untuk pencegahan terhadap penyakit Kusta :
Melakukan deteksi dini jika timbul gejala menyerupai kusta
Penderita kusta melakukan pengobatan secara rutin untuk memutus rantai penularan
Usahakan rumah mendapat sinar matahari yang cukup
Hindari terjadinya tempat yang lembab
World Leprosy Day atau yang disebut Hari Kusta Sedunia tahun 2025 ini jatuh pada Hari Minggu tanggal 26 Januari 2025. Hari kusta sedunia biasa diperingati pada hari Minggu terakhir bulan Januari setiap tahunnya. Dalam rangka memperingati Hari Kusta sedunia tahun 2025 mengangkat tema “Beat Leprosy, End Stigma and Advocate for Mental Well-Being”, mari kita sadar akan penyakit kusta, hentikan stigma negatif pada penderita kusta dan dukung mereka berjuang melawan penyakit kusta agar tetap memiliki kesehatan mental yang baik. Mereka berhak untuk berdaya dan berkarya.
Referensi :
Permenkes No 11/2019 tentang Penanggulangan Kusta
Kemenkes RI, 2020, Kepmenkes Nomor : HK.01.07/Menkes/308/2019 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Kusta