Blog

Memperingati Hari Sadar Bising Sedunia

WhatsApp Image 2026-04-01 at 15.04.44
Artikel Kesehatan

Memperingati Hari Sadar Bising Sedunia

# Memperingati Hari Sadar Bising Sedunia

Setiap tanggal 24 april, dunia memperingati Hari Sadar Bising Sedunia (International Noise Awareness Day) sebagai ajakan global untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak kebisingan terhadap kesehatan fisik dan mental. Hari Sadar Bising Sedunia adalah momen penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa kebisingan bukan sekadar gangguan, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan. Peringatan ini biasanya jatuh setiap tanggal 24 April, dan bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan suara yang sehat.

Kebisingan adalah suara yang tidak diinginkan atau mengganggu, yang berasal dari berbagai sumber seperti kendaraan bermotor, peralatan elektronik, dan aktivitas industri. Paparan kebisingan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stress, gangguan tidur, dan masalah kesehatan lainnya. Di kehidupan sehari-hari, kita sering dikelilingi oleh berbagai sumber kebisingan, seperti suara kendaraan di jalan raya, klakson, mesin konstruksi, hingga musik dengan volume tinggi. Banyak orang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang wajar, padahal paparan kebisingan yang terus-menerus dapat berdampak serius.

Salah satu dampak utamanya adalah gangguan pendengaran, yang bisa terjadi secara perlahan tanpa disadari. Selain itu, kebisingan juga berpengaruh pada kesehatan secara umum. Suara bising dapat memicu stres, mengganggu kualitas tidur, serta menurunkan konsentrasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan mental masyarakat. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terhadap dampak negatif kebisingan.

Paparan kebisingan yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti Gangguan pendengaran permanen atau sementara, Stress dan gangguan tidur serta Masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi

Melalui Hari Sadar Bising Sedunia, masyarakat diajak untuk mulai peduli dan mengambil langkah sederhana. Misalnya, mengurangi volume televisi atau musik, tidak menggunakan klakson secara berlebihan, serta menggunakan pelindung telinga saat berada di lingkungan yang bising. Selain itu, menjaga ketenangan lingkungan sekitar, seperti tidak membuat kebisingan di malam hari, juga merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama.

Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kebisingan meliputi :

  • Mengurangi volume perangkat elektronik seperti televisi dan radio.
  • Menghindari penggunaan klakson secara berlebihan di jalan raya.
  • Menggunakan peredam suara di rumah atau tempat kerja.
  • Menanam pohon sebagai penghalang alami suara.

Hari Sadar Bising sedunia bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negative kebisingan terhadap kesehatan, Mendorong tindakan untuk mengurangi kebisingan di lingkungan sekitar serta mengajak partisipasi aktif dalam kampanye pengurangan kebisingan, seperti aksi menutup telinga selama 60 detik sebagai symbol kepedulian terhadap kesehatan pendengaran

Peran pemerintah dan komunitas juga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih tenang. Pengaturan tata kota, penegakan aturan terkait kebisingan, serta penyediaan ruang terbuka hijau dapat membantu mengurangi tingkat kebisingan di lingkungan masyarakat.

Pada akhirnya, menciptakan lingkungan yang lebih tenang adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran dan melakukan tindakan kecil secara konsisten, kita dapat melindungi kesehatan pendengaran dan menciptakan kehidupan yang lebih nyaman. Hari Sadar Bising Sedunia diharapkan menjadi pengingat bahwa hidup yang lebih tenang adalah kunci untuk kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Penulis : Herna Heriah, S.K.M (Perawat Klinik IPB Dramaga) 

Referensi :

1. World Health Organization. (2018). Environmental Noise Guidelines for the European Region.
2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pengendalian Pencemaran Kebisingan.
3. Basner, M., et al. (2014). “Auditory and non-auditory effects of noise on health.” The Lancet.
4. U.S. Environmental Protection Agency (EPA). (1974). Information on Levels of Environmental Noise Requisite to Protect Public Health and Welfare.
5. European Environment Agency. (2020). Environmental Noise in Europe.

 

# Memperingati Hari Sadar Bising Sedunia

# KlinikIPBDramaga

Recent Posts

Categories